Kamis, 07 Januari 2010

KARYA SALESIAN DON BOSCO

dari TURIN hingga INDONESIA

Tahun 2009 ini menjadi tahun yang sangat istimewa bagi Serikat salesian Don Bosco (SDB). Serikat SDB didirikan oleh Pastor Yohanes Bosco pada tahun 1859 di kota Turin, Italia. Kini, 150 tahun kemudian, Serikat SDB berada di 129 negara, termasuk Indonesia. (Indonesia adalah negara ke 103 sebagai negara misionaris SDB, Timor Leste ke 51, sedangkan negara ke 129 adalah Kuwait pada tahun 2001).

Yohanes Bosco sudah merasul diantara orang muda sejak ia masih remaja. Sewaktu menjadi seorang imam muda, ia sungguh mengalami bahwa mimpinya itu pada usia 9 tahun menjadi kenyataan yaitu menjadi seorang rasul orang muda. Lalu ia mewadahi usahanya itu dengan mengadakan oratori, yakni tempat dimana orang muda bisa mendapatkan pendidikan, menemukan teman, bermain bersama dan juga berdoa.


SEKILAS SEJARAH

Ketika Don Bosco menyatakan pendirian serikat ini kepada delapan belas orang muda pengikutnya yang pertama, Don Bosco menamakannya sebagai "Serikat St.Fransiskus dari Sales" dan para pengikutnya disebut "Salesian". Hal ini untuk menempatkan Serikat ini dibawah perlindungan Santo Fransiskus dari Sales.

Orang muda pengikutnya dibina memasuki dunia hidup bakti speperti mengenakan jubah, membuat kaul dan menjalani pendidikan seminari untuk persiapan imamat atau bruder Salesian.

Dengan memiliki sejumlah orang muda sebagai mitra kerjanya, Don Bosco makin mewujudkan misinya untuk keselamatan orang muda. Motto-nya adalah "Da Mihi Animas Coetera Tolle", yang artinya Berikanlah aku jiwa-jiwa dan ambillah yang lainnya.
Ia melaksanakan misinya ini lewat karya pendidikan dengan sistem preventif yang terdiri dari akal budi, agama, dan cinta penuh kebaikan hati. Sistem ini diperkuat oleh semangat kekeluargaan serta devosi kepada Bunda Maria dan Bapa Suci.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar